HEGEMONI K-POP DI INDONESIA: ANALISIS KRITIS INDUSTRI BUDAYA PERSPEKTIF MADZHAB FRANKFURT
Abstract
Fenomena K-Pop, budaya populer asal Korea Selatan, telah mendominasi pasar budaya di Indonesia melalui pengaruh media digital. Studi ini mengkaji hegemoni K-Pop menggunakan pendekatan teori industri budaya Mazhab Frankfurt. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari studi kepustakaan dan analisis konten media sosial untuk memahami pengaruh budaya K-Pop terhadap generasi muda Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Pop melalui strategi industri budaya menciptakan komunitas penggemar aktif dan pola konsumsi tinggi seperti pembelian merchandise serta tiket konser mahal. Budaya ini juga memengaruhi hegemoni budaya K-Pop dengan adanya pengadopsian gaya hidup, bahasa oleh remaja Indonesia yang mempengarugi identitas budaya lokal. Meskipun memberikan peluang diversifikasi budaya, dominasi K-Pop menimbulkan risiko melemahnya koneksi terhadap budaya tradisional Indonesia. Upaya pendidikan kritis diperlukan untuk menyeimbangkan apresiasi budaya global dengan pelestarian identitas nasional.
Kata Kunci: K-Pop, Hegemoni Budaya, Madzhab Frankfrut
Downloads
Published
Versions
- 2024-07-11 (3)
- 2025-01-10 (2)
- 2025-01-10 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Journal of Communication, Social Science and Media

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
